Skip to main content

DIET CEGAH OSTEOPOROSIS




Osteoporosis sering disebut juga sebagai keropos tulang. Tulang adalah jaringan penyangga tubuh yang memiliki struktur seperti busa yang keras, memiliki rongga-rongga dalamnya. Tulang osteoporosis lapisan luarnya akan menipis dan rongga rongga didalamnya akan membesar sehingga akan menjadi rentan dan mudah patah. Terutama dibagian tulang yang menerima beban tubuh atau penyangga tubuh seperti pergelangan tangan, tulang punggung (belakang) dan pinggul.

Salah satu penyebab osteoporosis adalah karena kekurangan kalsium dan tulang banyak kehilangan kalsium setiap harinya.

Tujuan diet osteoporosis ini adalah meningkatkan asupan kalsium, vitamin D dan berbagai mineral lain yang dibutuhkan untuk pembentukan materi tulang.

Prinsipnya makanan dalam diet osteoporosis harus mengandung tinggi kalsium, cukup phospor, vitamin D dan mineral lain seperti Seng (Zn) dan Magnesium (Mg)

Tips Diet Ostoeporosis

  1. Pilihlah makanan sehari-hari yang menunjang pembentukan tulang dengan kandungan kalsium dan phospor yang ideal.
  2. Susu, keju, ikan teri dan beberapa sayuran hijau : bayam, bayam merah, buncis, daun pepaya, daun singkong, daun katuk, kecipir, dan selada air merupakan sumber yang ideal.
  3. Aktif bergeraak dan rutin berolah raga.
  4. Berjemur disinar matahari pagi sangat membantu untuk pembentukan vitamin D aktif,
  5. Jika perlu konsumsi susu tinggi kalsium dan suplemen Osteofortis yang mengandung Ca, Vitamin B3, Vit D, dsb

Popular posts from this blog

Panduan Diet Hiperkolesterol

Diet sebenarnya ialah mengatur pola makan yang dilakukan konsisten, rutin dan terukur dan memiliki tujuan kesehatan atau dalam mencegah serta mempercepat proses pemulihan pada penyakit tertentu. Diet yang baik juga akan menghindarkan kita pada jenis-jenis penyakit tertentu atau memperlambat prosesnya, misalnya penyakit jantung , hipertensi stroke , diabetes dll. Salah satu yang perlu dilakukan adalah Diet Hiperkolesterolemia atau biasa juga disebut Diet Hiperlipidemia. Arti gampangnya adalah “hiper” itu berlebihan, “lipid” = kolesterol sementara “emia” berkaitan dengan kadarnya dalam darah. Jadi Hiperlipidemia adalah kelebihan kadar lipid atau kolesterol dalam darah. Jika kelebihan berarti dapat diatasi dengan mengurangi, dan cara mengurangi yang lebih gampang serta murah meriah adalah mengurangi asupan makanan tinggi kolesterol melalui diet hiperlipidemia. Tujuan Diet Hiperlipidemia : Menurunkan kadar lipid dalam darah dan lalu mempertahankan dalam batas normal...

Tifus, Penyakit Musiman

Tifus adalah suatu penyakit infeksi yang sudah lama terkenal di seluruh dunia. Mungkin sama lamanya dengan munculnya hewat pengerat bernama tikus.  Dari era lingkungan hutan sampai saat ini hutan-hutan telah ditebang dan berubah menjadi gedung-gedung tinggi, ancaman tifus masih menjadi momok penyakit yang masih saja terjadi di berbagai negara. Data prevalensi tifus masih dilaporkan lebih dari 500 ribu kasus pertahunnya. Penyebab Penyakit Tifus Ditengah cuaca tidak menentu dengan curuah hujan yang tinggi dan banjir diberbagai tempat di negara kita saat ini kemungkinan terjadi wabah penyakit sangat dimungkinkan pasca banjir temasuk infeksi tifus, melalui kotoran tikus yang tebawa melalui air banjir yang sekaligus merupakan pembawa kuman penyakit termasuk kutu tikus pembawa ricketsiae. Ricketsiaeae merupakan keluarga bakteri gram negatif yang tidak bergerak (nonmotil). Ricketsiae bersifat parasit intrasel obligat. Ada banyak spesies ricketsiae yang dapat meny...

Osteoporosis dan Pengobatannya

Penyakit Osteoporosis dan Pengobatannya Osteoporosis adalah suatu kondisi tubuh yang ditandai dengan penurunan massa tulang atau kepadatan tulang. Bahasa sederhana disebut dengan keropos tulang. Osteoporosis akan mngakibatkan tulang menjadi tidak normal bahkan mudah patah. Kondisi tulang patah disebut dengan fraktur.  Fraktur dapat terjadi pada semua jaringan tulang keras atau kita kenal dengan tulang rangka. Secara alamiah dalam sistem rangka manusia terjadi proses pembaharuan atau penyerapan masa tulang.  Sel yang bertanggungjawab dalam proses ini adalah “OSTEOCLAST” yang bekerja untuk mengarsorbsi/menyerap (merusak) tulang serta fungsi  yang bekerja untuk membentuk tulang yang dinamakan sel “OSTEOBLAST”. Osteoporosis akan terjadi jika proses “osteoclast” tidak dapat diimbangi oleh kinerja “osteoblast” dalam membangun jaringan tulang. Dengan kata lain proses kerusakan atau absorbsi tulang lebih cepat, sehingga terjadi penurunan masa tulang yang b...