Skip to main content

Penyakit Thypus, Pencegahan dan Pengobatannya



Thypus adalah penyakit infeksi yang disebabkan oleh bakteri salmonella thyposa atau salmonella parathyphi A, B dan C pada usus halus. Bakteri Salmonella masuk melalui makanan ke saluran pencernaan, berkembang biak lalu kemudian menembus dinding usus, saluran limfe hingga dapat masuk ke dalam pembuluh darah. 

Proses siklus ini umumnya terjadi dalam waktu 24 - 72 jam. Setelah masuk ke dalam aliran darah, tubuh akan bereaksi sehingga terjadi demam, berkisar antara 37 - 40 derajat Celcius. Sehingga jangan heran kalau anak anda atau bahkan anda demam, dokter akan menyarankan tunggu 3 hari, sambil memberikan obat penurun panas dan penghilang gejala yang ada tentunya.

Dalam kondisi peralihan cuaca seperti sekarang ini dari musim kemarau ke musim penghujan infeksi salmonella thyposa dan penyakit thypus biasanya akan mengalami peningkatan. Angka kejadian sakit (prevalensi) thypus meningkat di hampir setiap rumah sakit di Indonesia.

Salmonella Thyposa sejatinya adalah bakteri yang berasal dari kotoran dan urin manusia dengan riwayat penyakit thypus yang terbawa debu atau lalat kemudian menempel pada makanan lalu masuk ke tubuh saat kita memakan makanan tersebut.

Thyphus umum terjadi di daerah lingkungan yang kurang terjaga kebersihannya. Ditambah pola hidup yang tidak sehat seperti  tidak mencuci tangan sebelum makan, buang air kecil dan besar secara sembarangan. Penggunaan air sungai yang tercemar serta jarak “septik tank” dengan sumber air minum (sumur) juga disinyalir menjadi faktor angka tingginya prevalensi penyakit thypus.

Gejala Penyakit Thypus

Untuk menegakkan diagnosa penyakit thypus biasa lakukan pemeriksaan darah di laboratorium, yang umum disebut test widal :

Test Widal merupakan test imunitas tubuh yang ditimbulkan oleh kuman Salmonella typhi/ paratyphi. Dilakukan hitung widal jika meningkat bila titernya lebih dari 1/400 atau didapatkan kenaikan titer 2 kali lipat dari titer sebelumnya dalam waktu 1 minggu.

Gejala klinis Penyakit Thypus yang biasa dikeluhkan penderita al:
  • Demam tinggi,  panas badan yang semakin hari bertambah tinggi, terutama pada sore dan malam hari. biasanya pagi hari sudah merasa baikan. Hal ini bisa terjadi dalam kurun 7 - 10 hari, kemudian panas tubuh akan menjadi konstan dan kontinyu, 
  • Pada fase awal timbul gejala badan lemah, lidah berwarna putih, sakit kepala, infeksi tenggorokan, rasa tidak enak di perut, sembelit atau terkadang sulit buang air besar namun bisa juga terjadi diare.



  • Pada fase lanjut, denyut nadi melambat bahkan dapat terjadi hingga penderita hilang kesadaran.
Pencegahan Penyakit Thypus

Penyakit Thypus sebenarnya tidak terlalu berbahaya, namun sangat dapat menganggu aktifitas keseharian kita untuk istirahat total selama beberapa hari hingga satu minggu. beberapa hal dibawah ini akan menghindarkan kita dan keluarga kita terkena penyakit thypus al:

  • Mengimunisasi putra/i anda dengan vaksin yang Tifoid,
  • Cuci Tangan sebelum makan,
  • Hindari jajanan di pinggir jalan yang kurang hygienis,
  • Hindari makan telur ayam setengah matang,
  • Cucilah buah lalu mengupasnya sebelum dimakan.
  • Pergunakan air mineral dalam botol yang bersih dan terpercaya sebagai air minum atau jika memasak sendiri, masaklah air hingga mendidih,
  • Jaga stamina dengan gizi yang baik dan berimbang,
  • Istirahat yang cukup, Tidur 7-8 jam/24 jam,
  •  Olah raga secara teratur 3 - 4 kali seminggu selama 30 – 45 menit.

Pengobatan Penyakit Thypus

Jangan panik jika ada keluarga atau anda terkena thypus. Penyakit ini sangat mudah untuk diobati meski penelitian terakhir menyatakan bahwa thypus tidak dapat sembuh 100%. Orang yang sudah pernah terkena thypus disinyalir akan menjadi “carrier” atau pembawa bakteri salmonella meski dalam kondisi tidak aktif.
Pengobatan pada penderita Thypus dilakukan Tirah Baring “total bedrest”, diet rendah serat – tinggi kalori dan protein, obat-obatan berupa antibiotika serta pengobatan terhadap komplikasi yang mungkin Timbul.

Obat untuk penyakit Types adalah antibiotik yang membunuh bakteri salmonella dari golongan Chloramphenichol, Thiamphenichol, atau golongan Quinolons. Antibiotik tersebut harus sesuai dengan petunjuk dokter untuk dosis dan lama minum obatnya.

Pemberian obat penurun panas biasanya juga diperlukan dengan golongan anti analgesik/ antipiretik seperti parasetamol dan ibuprofen dll.

Selain Istirahat total dan obat-obatan, pengaturan makanan yang baik dan diet dengan nutrisi yang tepat akan membantu mempercepat proses penyembuhan.

Tips perawatan penderita Thypus

Penderita thypus akan kehilangan protein sejumlah sekitar 250-500 gram setiap harinya, persediaan glikogen di dalam tubuh pun menyusut, belum lagi iritasi di lambung dan saluran pencernaan sehingga menyebabkan diare. Luka pada lambung dan usus halus bisa menyebabkan menurunnya penyerapan nutrisi oleh tubuh. Itulah sebabnya tidak semua jenis makanan bisa dikonsumsi oleh mereka yang sedang terkena thypus.


  • Makanan yang dianjurkan untuk penderita thypus adalah makanan yang mudah dicerna.
  • Makanan tersebut biasanya berupa makanan dengan kandungan rendah Makanan tinggi serat bisa menyebabkan iritasi pada lambung yang dan usus halus.
  • Makanan yang digoreng dan berlemak juga sulit untuk dicerna dan bisa memperburuk diare pada pasien.
  • Hindari makanan pedas dengan rasa gurih.
  • Makanan yang dianjurkan untuk penderita typus adalah makanan yang berasal dari olahan susu, jus, sup dan banyak air mineral. Selain itu telur, ikan, daging unggas, keju, madu, permen, jelly, rumput laut, bayam, melon, terong termasuk jenis makanan yang boleh dan aman dikonsumsi oleh penderita typus.

Demikianlah share tentang penyakit thypus kali ini semoga bermanfaat.

Popular posts from this blog

Panduan Diet Hiperkolesterol

Diet sebenarnya ialah mengatur pola makan yang dilakukan konsisten, rutin dan terukur dan memiliki tujuan kesehatan atau dalam mencegah serta mempercepat proses pemulihan pada penyakit tertentu. Diet yang baik juga akan menghindarkan kita pada jenis-jenis penyakit tertentu atau memperlambat prosesnya, misalnya penyakit jantung , hipertensi stroke , diabetes dll. Salah satu yang perlu dilakukan adalah Diet Hiperkolesterolemia atau biasa juga disebut Diet Hiperlipidemia. Arti gampangnya adalah “hiper” itu berlebihan, “lipid” = kolesterol sementara “emia” berkaitan dengan kadarnya dalam darah. Jadi Hiperlipidemia adalah kelebihan kadar lipid atau kolesterol dalam darah. Jika kelebihan berarti dapat diatasi dengan mengurangi, dan cara mengurangi yang lebih gampang serta murah meriah adalah mengurangi asupan makanan tinggi kolesterol melalui diet hiperlipidemia. Tujuan Diet Hiperlipidemia : Menurunkan kadar lipid dalam darah dan lalu mempertahankan dalam batas normal...

Tifus, Penyakit Musiman

Tifus adalah suatu penyakit infeksi yang sudah lama terkenal di seluruh dunia. Mungkin sama lamanya dengan munculnya hewat pengerat bernama tikus.  Dari era lingkungan hutan sampai saat ini hutan-hutan telah ditebang dan berubah menjadi gedung-gedung tinggi, ancaman tifus masih menjadi momok penyakit yang masih saja terjadi di berbagai negara. Data prevalensi tifus masih dilaporkan lebih dari 500 ribu kasus pertahunnya. Penyebab Penyakit Tifus Ditengah cuaca tidak menentu dengan curuah hujan yang tinggi dan banjir diberbagai tempat di negara kita saat ini kemungkinan terjadi wabah penyakit sangat dimungkinkan pasca banjir temasuk infeksi tifus, melalui kotoran tikus yang tebawa melalui air banjir yang sekaligus merupakan pembawa kuman penyakit termasuk kutu tikus pembawa ricketsiae. Ricketsiaeae merupakan keluarga bakteri gram negatif yang tidak bergerak (nonmotil). Ricketsiae bersifat parasit intrasel obligat. Ada banyak spesies ricketsiae yang dapat meny...

Osteoporosis dan Pengobatannya

Penyakit Osteoporosis dan Pengobatannya Osteoporosis adalah suatu kondisi tubuh yang ditandai dengan penurunan massa tulang atau kepadatan tulang. Bahasa sederhana disebut dengan keropos tulang. Osteoporosis akan mngakibatkan tulang menjadi tidak normal bahkan mudah patah. Kondisi tulang patah disebut dengan fraktur.  Fraktur dapat terjadi pada semua jaringan tulang keras atau kita kenal dengan tulang rangka. Secara alamiah dalam sistem rangka manusia terjadi proses pembaharuan atau penyerapan masa tulang.  Sel yang bertanggungjawab dalam proses ini adalah “OSTEOCLAST” yang bekerja untuk mengarsorbsi/menyerap (merusak) tulang serta fungsi  yang bekerja untuk membentuk tulang yang dinamakan sel “OSTEOBLAST”. Osteoporosis akan terjadi jika proses “osteoclast” tidak dapat diimbangi oleh kinerja “osteoblast” dalam membangun jaringan tulang. Dengan kata lain proses kerusakan atau absorbsi tulang lebih cepat, sehingga terjadi penurunan masa tulang yang b...