Skip to main content

Kanker Rahim dan Kanker Leher Rahim



Tips hidup berikut ini merupakan pencegahan kanker serviks (Ca Cervix)

+ biasakan pola makan sehat,
+ makanan kaya serat, betakaroten, vit A, C, E, dan asam folat akan meningkatkan sistem imun  kekebalan tubuh,
+ Hindari merokok, penggunaan tembakau terbukti meningkatkan resiko Ca Cervix,
+ Hindari seks usia belia dan atau sebelum nikah,  (Cegah infeksi HPV)
+ Hindari hubungan dengan berganti-ganti pasangan,
+ Hindari hubungan intim selama masa haid,
+ Menjaga kebersihan organ intim,
+ Vaksinasi HPV untuk pencegahan, bisa diberikan usia 10 – 55 thn,
+ Rutin melakukan papsmear.

Pencegahan adalah pengobatan terbaik karena hanya perlu kesadaran dan sedikit biaya untuk melakukannya, berbeda kalau sudah sakit, bukan hanya biaya bahkan nyawa taruhannya.



Kanker Leher Rahim

Orang biasa menyebut Ca serviks juga meliputi dengan Kanker Rahim, Mulut Rahim atau banyak yang menyebut dengan Leher Rahim

Rahim merupakan organ reproduksi pada wanita yang merupakan tempat tumbuh dan berkembangnya janin. Secara anatomi rahim wanita dibagi menjadi dua yakni badan rahim dan mulut rahim. Keganasan (kanker) dapat terjadi pada badan rahim maupun mulut rahim.

Namun laporan klinis menunjukkan keganasan lebih sering terjadi pada mulut/leher rahim dan dikenal sebagai kanker mulut/leher rahim (Ca serviks)

Penyebab Kanker Rahim

Secara pasti penyebab kanker mulut/leher rahim belum diketahui namun para ahli melaporkan kanker mulut/leher rahim berhubungan dengan infeksi sejenis virus yang dikenal dengan sebutan HPV (Human Papiloma Virus).

Beberapa faktor diduga ikut berperan mengakibatkan kanker mulut/leher rahim antara lain:

  • Sering berganti pasangan seksual,
  • Hubungan seksual di usia muda,
  • Jumlah anak yang dilahirkan,
  • Nutrisi dan makanan,
  • Merokok.

Gejala Kanker Rahim

Gejala klinis yang sering dilaporkan terjadi pada penderita kanker mulut/leher rahim al:


  1.  Pendarahan pada miss V pasca hubungan seks,
  2.  Pendarahan menstruasi tidak teratur,
  3. Pendarahan pasca menopause,
  4. Keputihan berwarna putih atau kuninga kehijauan,
  5. Aroma bau seperti bau busuk yang khas dan tidak gatal,
  6. Keluhan cepat merasa lelah,
  7. Kehilangan berat badan yang signifikan,   
  8. Kemungkinan anemia bila sering pendarahan.

Pengobatan Kanker Mulut/leher Rahim


Seperti pada semua penyakit keganasan atau kanker, pada kanker mulut/leher rahim diperlukan deteksi dini dengan metode terbaik saat ini yang dikenal dengan Papsmear.

Pemeriksaan papsmear dilakukan oleh dokter spesialis kandungan (SPOG) atau rumah sakit yang memiliki sarana penunjang.

Pemeriksaan papsmear dilakukan dengan mengambil apusan atau contoh lendir dari mulut rahim untuk kemudian diperiksa dibawah mikroskop untuk melihat kemungkinan infeksi HPV dan ada tidaknya sel-sel penanda kanker atau sel prakanker.

Pemeriksaan papsmear sebaiknya dilakukan rutin setiap 6 bln sekali terlebih pada wanita berusia 40 tahun ke atas.

Dengan deteksi dini akan dapat dilakukan tindakan yang tepat dan cepat sebelum kanker menyebar.
Pada stadium awal dapat dilakukan operasi untuk mengangkat jaringan yang tentu saja masih minim terkena kanker hingga bersih.

 Selanjutnya pada stadium yang lebih tinggi akan dilakukan protap kanker pada umumnya mulai dari radiasi hingga khemotherapy dengan menyuntikkan zat kimia yang berfungsi menhambat sel-sel ganas hingga akhirnya terpaksa harus mengoperasi dengan penggangkatan rahim.

Tahapan ini biasanya mengandung resiko keselamatan namun dengan segala upaya perlu harus dilaksanakan.

Demikianlah share kali ini tentang penyakit kanker rahim dan kanker mulut rahim semoga dengan kesadaran dan pengetahuan akan ca serviks akan meningkatkan peduli kita terhadap orang–orang yang kita sayangi.
 

Silahkan dibagikan informasi ini kepada orang yang anda sayangi seperti kami membagikannya kepada anda sehingga semua dari mereka juga akan sadar kesehatan. Dengan berbagi kepada orang lain semoga hidup kita akan lebih bahagia.

Like kami di facebook, sebagai gerakan peduli sehingga akan lebih banyak orang akan lebih sadar kesehatan dengan membaca notifikasi fb anda.

Terima Kasih, semoga kita panjang umur, sehat dan berbahagia.



Popular posts from this blog

Panduan Diet Hiperkolesterol

Diet sebenarnya ialah mengatur pola makan yang dilakukan konsisten, rutin dan terukur dan memiliki tujuan kesehatan atau dalam mencegah serta mempercepat proses pemulihan pada penyakit tertentu. Diet yang baik juga akan menghindarkan kita pada jenis-jenis penyakit tertentu atau memperlambat prosesnya, misalnya penyakit jantung , hipertensi stroke , diabetes dll. Salah satu yang perlu dilakukan adalah Diet Hiperkolesterolemia atau biasa juga disebut Diet Hiperlipidemia. Arti gampangnya adalah “hiper” itu berlebihan, “lipid” = kolesterol sementara “emia” berkaitan dengan kadarnya dalam darah. Jadi Hiperlipidemia adalah kelebihan kadar lipid atau kolesterol dalam darah. Jika kelebihan berarti dapat diatasi dengan mengurangi, dan cara mengurangi yang lebih gampang serta murah meriah adalah mengurangi asupan makanan tinggi kolesterol melalui diet hiperlipidemia. Tujuan Diet Hiperlipidemia : Menurunkan kadar lipid dalam darah dan lalu mempertahankan dalam batas normal...

Tifus, Penyakit Musiman

Tifus adalah suatu penyakit infeksi yang sudah lama terkenal di seluruh dunia. Mungkin sama lamanya dengan munculnya hewat pengerat bernama tikus.  Dari era lingkungan hutan sampai saat ini hutan-hutan telah ditebang dan berubah menjadi gedung-gedung tinggi, ancaman tifus masih menjadi momok penyakit yang masih saja terjadi di berbagai negara. Data prevalensi tifus masih dilaporkan lebih dari 500 ribu kasus pertahunnya. Penyebab Penyakit Tifus Ditengah cuaca tidak menentu dengan curuah hujan yang tinggi dan banjir diberbagai tempat di negara kita saat ini kemungkinan terjadi wabah penyakit sangat dimungkinkan pasca banjir temasuk infeksi tifus, melalui kotoran tikus yang tebawa melalui air banjir yang sekaligus merupakan pembawa kuman penyakit termasuk kutu tikus pembawa ricketsiae. Ricketsiaeae merupakan keluarga bakteri gram negatif yang tidak bergerak (nonmotil). Ricketsiae bersifat parasit intrasel obligat. Ada banyak spesies ricketsiae yang dapat meny...

Penyakit Jantung dan Pengobatannya

Struktur Anatomi Jantung Jantung adalah pusat sirkulasi darah dalam tubuh manusia. Jantung merupakan organ vital yang tersusun dari otot, kira – kira beratnya 300 gram, berbentuk kerucut terbalik, memiliki empat rongga, 2 atrium dan 2 ventrikel yang dipisahkan oleh dinding otot yang disebut septum terletak dada kiri dengan posisi yang sedikit miring ke kiri dan dilindungi oleh tulang rusuk. Jantung memompa darah ke seluruh tubuh dengan cara berkontraksi secara bergantian antara rongga atrium dan rongga ventrikel. Kontraksi otot jantung dikendalikan secara otonom (dibawah sadar) oleh sekelompok jaringan khusus yang disebut nodus sinotrialis. Nodus sinotrialis terletak di serambi kanan. Nodus ini menghasilkan semacam impuls listrik yang membuat otot jantung dapat berkontraksi pada atrium dan ventrikelnya. Jantung merupakan organ tubuh yang luar biasa, pada kondisi normal santai dapat berdenyut 60 – 70 kali permenit, 3600 kali dalam 1 jam atau 86.400 kali dalam 1 hari atau...